
Desain
dapat menjadikan suatu barang atau produk jauh lebih bermanfaat dari
hanya sekedar menarik konsumen saja. Dengan desain yang tepat, barang
atau produk dapat menjadi lebih bermakna dan menciptakan dunia yang
lebih baik bagi orang-orang yang lebih membutuhkan.
Berbagai macam desain pun telah diciptakan, tidak hanya mengedepankan
unsur estetika, namun juga mampu menjadi sebuah solusi bagi isu-isu
global.
Kemudian bagaimana sebuah desain dapat
membantu orang-orang tertinggal yang tidak memiliki akses terhadap
teknologi? Berikut ini adalah beberapa desain yang telah membantu banyak
orang dan menciptakan dunia yang lebih baik.
1. BioLite Clean Burning HomeStove & CampStove
BioLite HomeStove & CampStove mampu
mengolah bahan bakar yang banyak tersedia seperti ranting kayu dan mampu
menghasilkan pembakaran yang bersih serta efisien. Kompor ini tidak
mengeluarkan asap pembakaran seperti kompor pada umumnya. Menariknya,
kompor BioLite juga mampu mengubah energi yang dihasilkan dari
pembakaran menjadi energi listrik. Dengan dilengkapi dengan konektor
USB, kompor BioLite Homestove & CampStove dapat digunakan juga untuk
men-charge kembali baterai pada handphone atau smartphone.
2. Braille Smartphone
Perangkat yang dinamakan DrawBraille Smartphone
ini didesain untuk orang-orang berkebutuhan khusus tuna netra yang akan
membantu mereka terhubung dengan dunia. Konsep ini di desain oleh
Shikun Sin untuk memudahkan orang-orang yang berkebutuhan khusus tuna
netra. Perangkat ini memiliki layar dan karakter keyboard yang
responsif, memungkinkan orang-orang berkebutuhan khusus tuna netra untuk
menggunakan telepon selular.
3. AirDrop Irrigation Water Source
Dalam kondisi lingkungan yang kering,
hidup dapat menjadi menantang akibat sulitnya mendapatkan air. Isu
global ini menjadi perhatian Edward Linarce untuk menciptakan suatu
sistem yang dapat menjadi solusi bagi suatu daerah yang rentan terhadap
kondisi kekeringan. AirDrop Irigation Water Source adalah
sebuah alat yang dapat mengumpulkan air dari udara, menyimpan dan
kemudian mengairi tanaman. Dengan alat ini, memungkinkan para petani
yang mengalami kekeringan dapat menjaga tanamannya supaya tetap hidup.
4. 3D Printed Prosthetic Bones
Secara teori, tulang yang dibuat dari 3D
Printer dapat merevolusi dunia medis dimana bagian-bagian tubuh yang
harus diganti dapat dibuat dengan cepat dan murah untuk membantu pasien.
Pada kenyataannya hal ini sudah terjadi dan dilakukan pertama kali pada
pasien wanita yang berusia 80 tahun, dengan melakukan penggantian pada
tulang rahang. Meskipun masih pada tahap awal, namun tulang 3D Printer
dapat menjadi solusi yang dapat menjangkau banyak orang.
5. One Laptop Per Child
One Laptop Per Child
(OLPC), adalah sebuah project berbagi laptop bagi anak-anak yang
tinggal di negara berkembang. Project OLPC telah dimulai sejak tahun
2005 dan terus berkembang hingga saat ini. Tujuan dari project ini
adalah mengembangkan laptop yang kuat, tahan lama yang akan didanai oleh
sebuah badan dan mengirimkannya ke anak-anak di seluruh dunia. Meskipun
tidak mudah, namun project OLPC telah berhasil membagikan 2,4 juta
laptop ke seluruh dunia.
6. 1 Liter of Light Project
Terkadang desain yang revolusioner tidak memerlukan teknologi tinggi. Hal ini dibuktikan oleh project One Liter of Light Project. Banyaknya pemukiman di negara berkembang yang belum dialiri oleh listrik menjadi pemikiran bagi project ini. One Liter of Light Project
menunjukkan bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan kembali botol-botol
plastik bekas yang mudah dijumpai, mengubahnya menjadi sumber cahaya.
7. The Hippo Roller Water Transport

Saat
ini masih banyak orang-orang di seluruh dunia yang harus menempuh
perjalanan jauh mencari air bersih untuk kebutuhan minum dan memasak.
Sebelum diciptakan
Hippo Roller Water, mengumpulkan dan mengangkut air adalah sebuah tantangan besar.
Hippo Roller Water
adalah sebuah alat pengangkut air berbentuk silinder dari sebuah tong
besar dengan sebuah pegangan yang memberikan kemudahan untuk mendorong.
Alat ini telah membantu banyak orang di negara-negara berkembang untuk
mengangkut air dengan cara yang lebih mudah.
8. Smart Orthopedic Cast

Di masa depan, sebuah metode penyembuhan dapat dilakukan dengan cara yang berbeda.
Smart Orthopedic Cast
yang didesain oleh Pedro Nakazato Andrade adalah salah satunya. Alat
yang berbentuk seperti sarung lengan ini didesain bagi orang-orang yang
mengalami patah tulang. Dengan menggunakan alat ini, kondisi pasien
dapat dipantau dengan mudah.
Smart Orthopedic Cast merupakan sebuah sistem yang terintegrasi, menggunakan sensor
electromypgraphic
(EMG) yang dapat melacak aktivitas otot secara real time, sinkronisasi
data secara wireless, dan terhubung pada sebuah situs online.
9. Ekso Bionics Mobility System

Ekso
Bionics adalah sebuah alat yang memungkinkan orang yang menderita
kelumpuhan dapat berjalan kembali. Dengan menggunakan system of braces,
sensor dan bantuan mekanik memungkinkan penderita kelumpuhan dapat
berdiri tegak dan bergerak kembali. Dari semua artikel ini, alat ini
mungkin yang paling rumit dan membutuhkan teknologi tinggi. Saat ini,
Ekso Bionics masih dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan.
10. Boat School
Bangladesh adalah salah satu negara yang
sering dilanda banjir setiap tahunnya. Akibat dari banjir ini, banyak
sekolah yang terpaksa harus ditutup dan aktivitas belajar mengajar
terpaksa harus berhenti. Permasalahan ini telah menarik perhatian
Shidulai Swanirvar Sangstha, salah satu organisasi non profit yang
peduli terhadap kelangsungan pendidikan anak-anak yang tinggal di
sekitar bantaran sungai Bangladesh yang sering kali tidak dapat
bersekolah pada saat musim hujan tiba. Shidulai Swanivar Sangstha
mencoba untuk memfasilitasi kegiatan belajar mengajar dengan membuat
sebuah kapal sederhana yang juga dilengkapi dengan panel surya. Mulai
dari pagi hari kapal ini digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Komentar
Posting Komentar